Seleksi Mandiri Pendaftaran Mahasiswa Baru UNPAD Ditiadakan

Metrotvnews.com, Bandung: Universitas Padjadjaran (UNPAD) berpartisipasi penuh dalam seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) 2013. Bahkan, UNPAD meniadakan program seleksi mandiri pendaftaran mahasiswa baru.

Rektor UNPAD Prof Ganjar Kurnia menyatakan alasan penghapusan seleksi mandiri untuk mempermudah para calon mahasiswa menempuh pendidikan tinggi. Pasalnya, UNPAD hanya menyediakan 2.200 kursi untuk para calon mahasiswa. Jumlah itu tak bisa ditingkatkan lagi mengingat ketersediaan fasilitas terbatas.

"Bicara mengenai daya tampung, kita bicara mengenai rasio dosen dan mahasiswa serta infrastrukturnya. Kita senang-senang saja kalau ditambah tapi kan ujung-ujungnya pada akreditasi. Jika semestinya perbandingannya 1:20 menjadi 1:30, kan jadi repot," tandasnya.

Pendaftaran SBMPTN dibuka mulai 13 Mei dan ditutup pada pukul 22.00 WIB, 7 Juni 2013. Sebanyak 64 perguruan tinggi negeri di seluruh Indonesia menyediakan 90 ribu kursi untuk calon mahasiswa baru.

Pola seleksi berlangsung serentak dengan satu sistem terpadu. Ujian tertulisnya yaitu pada 18 hingga 19 Juni 2013. Selain ujian tertulis, program studi ilmu seni dan keolahragaan juga mempersyaratkan uji keterampilan yang digelar pada 20 dan atau 21 Juni 2013 mendatang.

Pendaftaran dilakukan secara daring atau online melalui laman http://ujian.sbmptn.or.id. Peserta yang berhak mendaftar adalah para siswa lulus dari Satuan Pendidikan dan Ujian Nasional SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013.

Lulusan tahun 2011 dan 2012 haruslah memiliki ijazah SMA/MA/SMK/MAK atau yang setara. Sementara lulusan tahun 2013 sekurang-kurangnya telah memiliki Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) dari Kepala Sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah.

Ada tiga jenis kelompok ujian, yakni kelompok ujian sains dan teknologi (saintek), kelompok ujian sosial dan humaniora (soshum), serta kelompok ujian campuran. Masing-masing kelompok wajib untuk mengikuti ujian tertulis.

Ada yang berbeda dari pelaksanaan SNMPTN 2013. Masing-masing peserta SBMPTN berhak memilih sebanyak-banyaknya tiga program studi dari kelompok ujian yang dipilih. Bila mencantumkan tiga pilihan, para peserta wajib mencantumkan satu program studi yang berasal dari satu wilayah tempat mereka mendaftar.

Panitia membagi empat wilayah ujian peserta, yakni wilayah I, wilayah II, wilayah III, dan wilayah IV. Urutan penempatan pilihan menentukan prioritas pilihan.

"Biaya pendaftaran untuk kelompok saintek atau soshum sebesa Rp175 ribu. Untuk kelompok campuran, sebesar Rp200 ribu. Biaya untuk ujian keterampilan sebesar Rp150 ribu per uji keterampilan," kata Ketua Panitia SBMPTN 2013 Prof Akhmaloka di Jakarta beberapa waktu silam. (Dinny Mutiah)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar